13 Manfaat Kacang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Manfaat kacang-kacangan untuk kesehatan antara lain mengatur kadar gula darah, sumber serat yang baik, meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi kekurangan zat besi, dapat membantu mencegah kanker, meningkatkan enzim, sumber protein yang baik, mencegah bayi lahir cacat, sumber rendah lemak, meningkatkan kesehatan mata, mengendalikan PMS, merawat persendian, dan mengurangi depresi.

Apa itu Kacang?

Kacang adalah makanan yang sering diabaikan, tetapi sangat sehat, serbaguna, dan sangat terjangkau. Kacang kaya akan serat, antioksidan, protein, zat besi, vitamin B, kalium, magnesium, seng, dan tembaga. 

Makan kacang-kacangan secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, kanker kolorektal, dan membantu dalam mengatur berat badan. Kacang mengandung banyak lemak, sehingga membantu Anda merasa kenyang lebih lama, menghindari makan berlebihan.

Seiring bertambahnya usia, kita membutuhkan lebih banyak nutrisi dan lebih sedikit kalori, dan kacang-kacangan menawarkan hal itu. Setengah cangkir kacang hanya mengandung sekitar 100 kalori. Meskipun mereka terkenal bisa membuat orang mengeluarkan gas, itu bukanlah alasan untuk menghentikan mereka dari diet Anda. 

Para ahli merekomendasikan agar Anda mengonsumsi sekitar tiga cangkir polong-polongan seminggu – karena mereka sangat baik untuk kesehatan Anda. Dan semakin banyak Anda mengonsumsinya, semakin kecil kemungkinan Anda mengalami masalah perut. Berikut 13 manfaat kesehatan dari mengonsumsi kacang-kacangan.

13 Manfaat Kacang untuk Kesehatan

manfaat kacang untuk kesehatan

1. Kaya serat

Serat membantu tubuh Anda merasa kenyang, jadi Anda tidak perlu makan banyak di siang hari. Serat adalah salah satu nutrisi terpenting dalam makanan seseorang, dan inilah yang membuat sistem pencernaan Anda beroperasi dengan baik dan juga bagus untuk kesehatan jantung. Varietas kacang-kacangan seperti pinto dan kacang hitam hanyalah sedikit contoh kacang-kacangan yang kaya serat. 

Selain membuat Anda merasa kenyang lebih lama, kandungan serat yang tinggi pada kacang-kacangan juga membantu menyerap kolesterol dalam saluran pencernaan Anda sebelum tubuh Anda dapat menyerapnya. 

Artinya, semakin banyak kacang yang Anda makan, semakin rendah kadar kolesterol Anda. Makan kacang tiga sampai empat kali seminggu dapat meningkatkan tekanan darah Anda, dan juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

2. Mengatur kadar gula darah

Jika Anda berisiko terkena diabetes atau sudah menderita diabetes, Anda tentunya disarankan untuk mengonsumsi beberapa jenis kacang karena kacang memiliki indeks glikemik rendah. 

Kacang tidak akan menyebabkan kadar gula darah melonjak seperti yang bisa dilakukan oleh produk biji-bijian olahan. Karena nutrisi yang ada dalam kacang-kacangan dilepaskan ke dalam tubuh secara perlahan sehingga mencegah kita dari rasa lapar dalam waktu yang lebih lama daripada banyak makanan lainnya, sekaligus memberikan energi untuk membuat kita terus berjalan.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Kacang mengandung serat untuk suplai energi yang konstan. Mereka juga kaya vitamin yang larut dalam air, terutama tiamin, riboflavin, niasin, dan folacin. 

Folat sangat penting untuk menurunkan konsentrasi homosistein, dan tanpa cukup folat dalam makanan Anda, kadar homosistein Anda meningkat dan dapat merusak jantung dan pembuluh darah Anda. 

Selain itu, kacang folat juga mengandung banyak kalium, kalsium, dan magnesium, yang semuanya merupakan elektrolit dan mineral yang sehat, yang bila digabungkan dapat membantu meminimalkan risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

4. Mengurangi kekurangan zat besi

Kekurangan zat besi adalah salah satu kekurangan paling umum pada manusia dan penyebab utama anemia. Kacang kaya akan zat besi, di mana setengah cangkir lentil yang dimasak mengandung 3,3 mg zat besi.

5. Dapat mencegah kanker

Kacang mengandung antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel-sel Anda dan menyebabkan kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Cancer Research menemukan bahwa wanita yang makan 4 atau lebih porsi kacang dalam seminggu memiliki kejadian polip kolorektal yang lebih rendah, sebuah prekursor yang ditemukan pada kanker rektal dan usus besar.

6. Meningkatkan enzim

Kacang mengandung tembaga, yang merupakan mineral utama untuk mengoptimalkan fungsi beberapa enzim, yang pada gilirannya membantu membuat pigmen kulit dan jaringan ikat.

7. Sumber protein

Sekitar setengah cangkir buncis mengandung 7 g protein, jumlah yang sama seperti dalam satu ons ayam, ikan atau daging. Vegan dan orang yang mengonsumsi daging merah dan putih dapat dengan mudah mengandalkan kacang sebagai pengganti yang sangat baik.

8. Mencegah cacat lahir

Folat merupakan mineral yang wajib dimiliki oleh ibu hamil atau yang sedang mempertimbangkan untuk memiliki anak. Itu karena makan kacang bisa membantu bayi tumbuh kuat di dalam kandungan.

9. Rendah lemak

Kebanyakan buncis mengandung sekitar 2% hingga 3% lemak, dan mengandung nol kolesterol, kecuali jika diolah atau disiapkan dengan bahan berlemak lain seperti lemak babi. Untuk menghindari membeli kacang berlemak, yang terbaik adalah membaca label dengan seksama sebelum membeli produk.

10. Meningkatkan Kesehatan Mata

Dari segi manfaat kesehatan mata, banyak sekali kacang-kacangan yang mengandung zinc, vitamin A dan bioflavonoid. Seng adalah nutrisi pendukung penglihatan yang bermanfaat bagi kesehatan mata kita. Peran utamanya adalah mengubah beta karoten menjadi vitamin A dalam bentuk yang dapat digunakan oleh sistem visual dan tubuh. 

Bioflavonoid adalah antioksidan yang meningkatkan kesehatan mata dengan menetralkan radikal bebas yang merusak sel mata yang sehat.

11. Mengontrol PMS

Dalam sebuah studi klinis, wanita yang makan kacang dalam jumlah banyak mengalami perubahan suasana hati dan kram yang lebih sedikit daripada mereka yang mengonsumsi kacang dalam jumlah sedikit. 

Kacang pipih, sepanjang satu halaman, dan kuning-hijau adalah sumber mangan yang luar biasa, jadi pastikan untuk memasukkan segenggam besar ke dalam tumis berikutnya.

12. Merawat sendi

Kacang kaya akan vitamin K, yang tingkatnya rendah dikaitkan dengan tingkat osteoartritis yang lebih tinggi di lutut dan tangan Anda.

13. Mengurangi depresi

Memenuhi kebutuhan folat harian dapat membantu mengatasi depresi dengan lebih baik. Konsumsi folat yang cukup dapat mencegah peningkatan produksi homosistein dalam tubuh Anda. Terlalu banyak hormon ini dapat menurunkan aliran darah dan nutrisi penting lainnya dari perjalanan ke otak, yang pada gilirannya dapat mengganggu produksi dopamin, norepinefrin, dan serotonin, yang mengatur tidur, nafsu makan, dan suasana hati.

Kesimpulan

Kacang adalah salah satu makanan paling serbaguna di luar sana dan sangat nyaman. Kalengan, kering atau beku, mudah dan terjangkau untuk dibeli, disiapkan, dan disimpan. Jika suka, Anda bahkan bisa membelinya dalam bentuk tepung. 

Selain itu, kacang-kacangan memiliki kandungan nutrisi yang sangat besar seperti vitamin, antioksidan, dan mineral yang semuanya penting untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap optimal. 

Terakhir, Anda dapat memasukkannya ke dalam makanan Anda dengan berbagai cara, termasuk hidangan utama, lauk, camilan, atau bahkan makanan pembuka. Anda bisa berkreasi sesuka Anda dan mengemas semua nutrisi penting tanpa mengurangi rasanya.

Salam sukses, Angphotorion!

Salam Angphot! Kamu bisa belajar bersama kami dalam link whatsapp Angphotorion dan Channel Telegram Angphot untuk belajar cara menanam dan merawat anggrek dan tanaman hias lain bersama sekaligus melakukan jual beli dengan aman. Kamu dapat mengajukan pertanyaan serta berkonsultasi gratis bersama kami.

Kami juga menyediakan kesempatan sebagai reseller dan mitra dalam naungan Angphotorion. Selengkapnya lihat ketentuan dalam halaman kami. Katalog anggrek, aglonema, produk makanan sehat dan hidroponik, buku, serta karya kreatif bisa kamu lihat di Katalog Angpot.

Leave a Reply

Shopping Cart